PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan Direktur Utama PT. ( Persero) Pelabuhan Indonesia II ( PelindoII) sepakat melakukan kerjasama pengembangan Information and Communication Technology (ICT) di Lingkungan Pelindo II. Penandatanganan nota kesepahaman kedua BUMN tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah dan Direktur Utama Pelindo II, Richard Jose Lino, di Jakarta,16 Juli 2009.
Menurut Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, sesuai nota kesepahaman tersebut Telkom dan pelindo II sepakat untuk mengembangkan fasilitas ICT di Lingkungan Pelindo II, mengembangkan SIM baik itu untuk bidang operasional, bidang keuangan, bidang teknologi, maupun bidang personalia. Serta Pengembangan dan kemitraan (strategic partnership) dalam pengembngan e-Trade Logistic Nasional terutama dalam mendukung implementasi Indonesia National Single Window.
Rinaldi Firmansyah memandang kesepahaman ini sangat penting terkait dengan sinergi antar BUMN sekaligus merupakan kepercayaan kalangan dunia usaha terhadap kehandalan layanan Telkom. "Nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini tentunya akan memebuka jalan bagi kerjasama lain antara dua perusahaaan", kata Rinaldi.
Direktur Utama Pelindo II, Richard Jose Lino menjelaskan latar belakang kerjasama dengan Telkom tersebut. Dikatakan, Pelindo II bergerak dI bidang bisnis utama sebagai operator pelayanan Kapal dan Pelayanan Barang. Di sisi lain, Pelindo II juga menjajaki peluang pengembangan kegiatan usaha lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha yang telah ada.
Peluang usaha yang tengah dijajaki saat ini di antaranya jasa informasi, yaitu impelementasi e-trade logistic, pengelolaan cargo distribution center (dry port), maupun inland container depot dan bidang usaha lainya, baik yang dikelola oleh perusahaan sendiri, maupun yang dilaksanakan melalui kerjasama usaha dengan pihak swasta.
Mencermati perubahan dan turbelensi bisnis ke depan, terutama dengan telah diimplementasikannya tata kepabeanan yang terintegrasi dengan sistem pelayanan jasa kepelabuhan, demikian RJ Lino, Pelindo II dalam RENSTRA 2009 mencanangkan Penggunaan Sistem Informasi Terpadu untuk di lingkungan Kantor Pusat dan di cabang pelabuhan-pelabuhan bagi kebutuhan kegiatan operasional dan manajerial. Disamping itu pengembangan teknologi informasi ini akan mampu mengintergrasikan sistem aplikasi operasional kepelabuhan dengan sistem manajerial kepengusahaan jasa kepelabuhan (pemasaran, penawaran, fasilitas, keuangan, personalia, dll), sehingga akan mampu menciptakan efisiensi dalam waktu dan simpilifikasi prosedur karena berorientasi pada paperless document).
Pengelolaan Tata pengelolaan Kepabean Terintegrasi (disebut National Single Window), sesuai yang dimanfaatkan dalam instruksi Presiden No.5 Tahun 2008 tentang Fokus Kebijakan Ekonomi 2008-2009 ( Program Pembangunan dan penerapan sistem NSW di Indonesia).
Penerapan Sistem NSW yang dimulai sejak Desember 2008, yaitu memberlakukan sistem ini secara mandatory terhadap seluruh Importir yang melakuakan kegiatan importasi barang di pelabuhan Tanjung Priok (di mana perputaran impor mencapai 70% dari total kegiatan impor nasional).
Dalam pelaksanaannya, maka Pelindo II segera melakukan pembenahan dengan platform ICT yang sesuai dengan proses bisnisnya, oleh karena itu kami menggandeng Telkom yang memang punya kompetensi dan pengalaman dalam bidang tersebut, "jelas RJ Lino. "Kami yakin Telkom merupakan mitra yang tepat untuk mewujudkan NSW tersebut", tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rinaldi menjanjikan dukungan penuh terhadap Pelindo. Ditegaskannya, sebagai businnes partner solutions, Telkom menjanjikan komitmen penuh dalam rangka menyongsong era perubahan bisnis baru Pelindo II.