Penyelenggaraan pelayanan jasa kepelabuhanan dituntut untuk menghadirkan sebuah layanan yang menjamin kecepatan, ketepatan, dan keamanan dengan biaya yang efisien kepada pengguna jasanya. layanan prima tersebut sudah merupakan keharusan bagi setiap pengelola pelabuhan mengingat ke depan bahwa pelayanan jasa kepelabuhanan akan diwarnai oleh kompetisi yang ketat seiring dengan bermunculannya para pelaku baru dalam bisnis kepelabuhanan. hal ini dimungkinkan dengan telah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran serta akan diterbitkannya Peraturan Pemerintah tentang Kepelabuhanan dalam waktu dekat ini, dimana aturan tersebut memiliki semangat kompetisi dalam pengelolaan pelabuhan di Indonesia.
Menghadapi perubahan dan perkembangan bisnis kepelabuhanan ini, PT. Pelabuhan Indonesia I, II, III, dan IV (Persero) bekerja sama dengan UNCTAD dan didukung oleh Irish Aid serta Dublin Port Company menyelenggarakan training MODERN PORT MANAGEMENT module 1 dan 2 mulai tanggal 4 s/d 14 November 2009 di Jakarta. Sebuah training yang berisikan materi pengelolaan dan pengoperasian pelabuhan yang terbaru hasil pengembangan dari UNCTAD yang akan menjadi model standar pengelolaan pelabuhan kelasa dunia. Training ini merupakan salah satu rangkaian program yang secara keseluruhan terdiri dari 8 modul, dan untuk modul-modul lanjutannya akan diselenggarakan kemudian dengan waktu dan tempat yang berbeda.
Modern Port Management Module 1 dan 2 ini akan disampaikan langsung oleh instruktur profesional dari UNCTAD dan didukung oleh instruktur lokal yang berasal dari kalangan profesional (Shipping lines, port company, logistic company), akademisi, serta pihak pemerintah (perhubungan laut, ADPEL, kepabeanan), untuk dapat memberikan gambaran langsung tentang penerapan Modern Port Management di dalam sebuah kondisi nyata di Indonesia kepada para peserta training.
Program ini merupakan komitmen Pelindo untuk terus mengembangkan profesionalisme human capital (SDM) dalam rangka menhadirkan pelayanan dengan dukungan personil yang memiliki kemampuan, keahlian, dedikasi, dan integritas tinggi serta berorientasi terhadap kepasan pelanggan.
Peserta training Modern Port Management ini berasal dari kalangan middle manager perusahaan pelabuhan (Pelindo) dan perusahaan bisnis terkait (pelayaran, dll), dari seluruh Indonesia berjumlah 30 orang.
Penyelenggaraan Modern Port Management Training ini merupakan yang pertama di Indonesia dan diharapkan modul training ini akan menjadi model standar penyelenggaraan pelatihan SDM, bukan hanya di bidang kepelabuhanan tetapi juga melingkupi bidang pelayaran serta usaha jasa terkait lainnya.